
Pemberdayaan pada lingkup ekonomi, biasanya berhubungan dengan kemandirian dalam penghidupan masyarakat. Dalam hal ini upaya-upaya produktif yang dapat menjadi sumber pendapatan atau menjadi gantungan hidup menjadi fokus dalam lingkup pemberdayaan bidang ekonomi. Pemberdayaan tersebut berhubungan dengan peningkatan kapasitas masyarakat, baik yang bersifat individual maupun kolektif. Orientasi pemberdayaan pada lingkup perikanan dan pertanian ini berkisar pada penguatan solidaritas masyarakat, pengurangan kerentanan terhadap konflik, serta penguatan kemandirian ekonomi.
Dalam lingkup ini termasuk juga kesadaran masyarakat terhadap kondisi masyarakat yang plural, baik secara etnik, kepercayaan/agama maupun status sosialnya. Pemberdayaan ini berfokus pada upaya diversifikasi produk-produk perikanan dan pertanian serta pengembangan teknologi dalam pengembangan ekonomi produktif kaum perempuan di Kota Ternate. Upaya-upaya ini ini hanya bisa dilakukan apabila masyarakat memahami dan peduli terhadap kondisi lingkungan dan keberlanjutannya. Pemahaman dan kepedulian kaum perempuan terhadap ekonomi, akan menopang ekonomi keluarga yang akhirnya akan meningkatkan pendapatan serta kesejahteraan dalam keluarga.
Pemberdayaan bidang perikanan dan pertanian menjadi hal yang urgent. Dalam konteks ini, pemberdayaan pada lingkup diversifikasi olahan yang diorientasikan agar masyarakat menjadi berdaya ketika berhadapan dengan persoalan-persoalan ekonomi keluarga. Keberdayaan ini menjadikan masyarakat terbebas dari dominasi tengkulak yang menjadi momok bagi para perempuan- perempuan. Pemberdayaan perempuan juga akan meningkatkan tingkat
kemandirian perempuan maupun keluarga para nelayan serta petani yang selalu termarjinalkan.


