Trash Hero Chapter Ternate Hadiri Pentas Seni SD Alkhairaat 05 Falajawa 2, Bawa Pesan Peduli Lingkungan


Pentas Seni SD Alkhairaat 05 Falajawa 2 di Asrama Haji Ternate.

Ternate, 20 Juni 2026 — Suasana pagi di Asrama Haji terasa semarak saat SD Alkhairaat 05 Falajawa 2 menggelar acara Pentas Seni pada Sabtu, 20 Juni 2026. Dalam kegiatan tersebut, Trash Hero Chapter Ternate hadir sebagai pihak yang diundang, menambah warna pada pelaksanaan acara yang diikuti sekitar 150 anak dari kelas 1 sampai 5, orang tua murid, serta tamu undangan.

Sejak pagi, kegiatan berlangsung dengan ramai namun tertib. Kehadiran para siswa dari berbagai jenjang kelas membuat suasana acara terasa hidup. Orang tua murid dan tamu undangan juga tampak menjadi bagian penting dalam jalannya kegiatan, sehingga Pentas Seni tidak hanya menjadi ruang tampil bagi anak-anak, tetapi juga menjadi ajang kebersamaan bagi lingkungan sekolah.

Kepala SD Alkhairaat 05 Falajawa 2, Dr. Hindun Smith, memimpin pelaksanaan kegiatan yang menghadirkan nuansa edukatif sekaligus hangat. Di tengah suasana pentas yang meriah, ada satu kebijakan yang menjadi perhatian utama, yakni seluruh peserta tidak diperkenankan membawa air minum dalam kemasan.

Kebijakan tersebut telah disampaikan sejak awal melalui undangan resmi acara. Dalam undangan itu, para tamu diminta membawa botol minum ulang pakai atau tumbler karena panitia telah menyediakan air isi ulang. Langkah ini menjadi salah satu sisi paling menarik dari pelaksanaan Pentas Seni, karena memperlihatkan bahwa sebuah acara sekolah juga dapat menjadi ruang belajar tentang kebiasaan yang lebih peduli terhadap lingkungan.

Kebijakan tanpa air minum kemasan itu memberi pesan yang sederhana, tetapi kuat. Di tengah kegiatan yang melibatkan banyak peserta, pilihan untuk menyediakan air isi ulang menunjukkan upaya mengurangi penggunaan barang sekali pakai. Bagi anak-anak, pengalaman semacam ini bukan hanya soal mengikuti aturan acara, melainkan juga belajar langsung tentang pentingnya membawa wadah minum sendiri.

Nilai edukasi lingkungan terasa semakin nyata karena diterapkan di tengah kegiatan yang akrab dengan keseharian peserta. Anak-anak, orang tua, dan tamu undangan tidak hanya datang untuk menyaksikan atau mengikuti acara, tetapi juga diajak menjalankan kebiasaan yang lebih bertanggung jawab. Dengan cara seperti ini, pesan tentang kepedulian lingkungan hadir bukan dalam bentuk ceramah, melainkan melalui praktik yang langsung dijalani bersama.

Ketua Trash Hero Chapter Ternate, Dr. Muhammad Assagaf, mengapresiasi inisiatif SD Alkhiraat 05 Falajawa 2 yang dinilainya sebagai langkah nyata dan berani dalam dunia pendidikan. “Kami sangat bangga diundang ke acara yang luar biasa ini. Ini bukan sekadar Pentas Seni biasa namun ini adalah pernyataan sikap sebuah sekolah bahwa masa depan lingkungan kita ada di tangan generasi muda,” ujarnya dengan penuh semangat. Dr. Assagaf menegaskan bahwa kebijakan membawa tumbler yang diterapkan oleh pihak sekolah sejalan dengan nilai inti gerakan Trash Hero, yakni mengubah kesadaran menjadi tindakan nyata dalam kehidupan sehari-hari. Ia pun menyampaikan pesan langsung kepada seluruh siswa yang hadir: “Anak-anak, kalian adalah pahlawan lingkungan sejati. Setiap kali kalian membawa tumbler, menolak sedotan plastik, atau memungut sampah yang kalian temukan maka dengan sendirinya kalian sedang menjaga laut Maluku Utara, menjaga ikan-ikan kita, menjaga rumah kita. Mulailah dari rumah, ajak orang tua, ajak teman-teman. Karena perubahan besar selalu dimulai dari keberanian kecil seorang anak.”

Kehadiran Trash Hero Chapter Ternate dalam acara ini pun memperkuat pesan tersebut. Undangan kepada komunitas yang dikenal membawa semangat kepedulian lingkungan memberi makna tambahan pada Pentas Seni yang digelar sekolah. Acara ini menunjukkan bahwa kegiatan sekolah dapat berjalan meriah sekaligus memuat nilai pembelajaran yang relevan bagi anak-anak.

Melalui pelaksanaan Pentas Seni di Asrama Haji pagi itu, SD Alkhairaat 05 Falajawa 2 menghadirkan lebih dari sekadar panggung kegiatan. Di hadapan sekitar 150 anak, para orang tua murid, dan tamu undangan, acara ini juga menegaskan bahwa kepedulian terhadap lingkungan dapat dimulai dari langkah yang dekat, sederhana, dan dilakukan bersama.

Penulis: Redaksi

Scroll to Top