Pengelolaan Perikanan Berbasis Masyarakat (community-based fisheries management unit) Kerja Sama PUKAT dan Blue Ventures Di Kecamatan Morotai Selatan Barat Kabupaten Pulau Morotai Tahun 2025

Riset Pengelolaan Perikanan Berbasis Masyarakat (community-based fisheries management unit) yang dilakukan PUKAT bekerja sama dengan Blue Ventures diawali dengan kegiatan penilaian seleksi unit manajemen dilaksanakan tujuh Desa, yaitu Desa Waringin, Desa Usbar Pantai, Desa Tiley Pantai, Desa Raja, Desa Wayabula, Desa Tutuhu dan Desa Cio Maloleo dimana penilaian secara mendalam dilakukan di empat desa pesisir, yaitu Desa Waringin, Desa Tiley Pantai, Desa Usbar Pantai, dan Desa Raja, Kecamatan Morotai Selatan Barat, Kabupaten Pulau Morotai. Kegiatan ini bertujuan untuk menilai potensi, kesiapan, dan kelayakan desa sebagai unit pengelolaan perikanan berbasis masyarakat (community-based fisheries management unit), serta menyusun rekomendasi lokasi prioritas pengembangan unit manajemen.
Penilaian dilakukan melalui survei baseline, diskusi kelompok terarah (FGD), wawancara dengan pemangku kepentingan desa, observasi lapangan, serta analisis Management Unit Selection Assessment (MUSA). Hasil penilaian menunjukkan bahwa keempat desa memiliki ketergantungan tinggi terhadap sektor perikanan sebagai sumber penghidupan utama masyarakat, didukung oleh keberadaan ekosistem pesisir produktif seperti mangrove, terumbu karang, dan perairan laut yang kaya sumber daya perikanan. Namun demikian, terdapatberbagai tantangan yang dihadapi, termasuk keterbatasan sarana produksi, infrastruktur perikanan, akses keuangan formal, kapasitas kelembagaan masyarakat, serta sistem pengelolaan perikanan yang belum terstruktur secara optimal. Meskipun demikian, keberadaan kelompok nelayan aktif, dukungan pemerintah desa, serta potensi sumber daya perikanan yang signifikan menjadi faktor
penting dalam mendukung pengembangan unit manajemen berbasis masyarakat.
Berdasarkan hasil penilaian, keempat desa menunjukkan potensi yang tinggi untuk dikembangkan sebagai unit pengelolaan perikanan berbasis masyarakat, dengan prioritas penguatan kelembagaan, peningkatan kapasitas masyarakat, pengembangan infrastruktur perikanan, serta penyusunan sistem pengelolaan perikanan yang berkelanjutan.

Scroll to Top