Opini

Opini

Makan Bergizi Gratis di Maluku Utara: Antara Ambisi Nasional dan Realitas Kepulauan

(Sebuah Opini Kritis tentang Potensi Keberhasilan Program MBG di Provinsi Kepulauan) PROGRAM Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digagas pemerintahan Presiden Prabowo Subianto merupakan salah satu kebijakan sosial paling ambisius pasca-reformasi. Targetnya jelas: memutus rantai stunting, meningkatkan kualitas gizi generasi muda, dan menggerakkan ekonomi lokal. Namun, ketika program ini diterapkan di Maluku Utara, provinsi kepulauan dengan […]

Opini

Polusi Plastik: Ancaman Senyap bagi Kesehatan Manusia

PLASTIK telah lama dipuja sebagai simbol kemajuan: ringan, murah, dan serbaguna. Namun di balik kepraktisannya, plastik menyimpan ancaman serius yang kerap luput dari perhatian publik ancaman terhadap kesehatan manusia. Selama ini, perbincangan mengenai polusi plastik lebih sering berhenti pada isu sampah laut dan mikroplastik. Padahal, bahaya terbesar justru datang dari sesuatu yang tidak terlihat: emisi

Opini

Anak Muda Maluku Utara Pergi dan Tidak Kembali: Brain Drain yang Tidak Pernah Dibicarakan

Setiap musim kelulusan SMA, sebentar lagi di bandara Sultan Babullah Ternate dan pelabuhan-pelabuhan di Maluku Utara menjadi saksi pemandangan yang sama: anak-anak muda berpamitan kepada orang tua, membawa koper dan ijazah, menuju Manado, Makassar, Surabaya, Yogyakarta, atau Jakarta. Mereka pergi untuk kuliah, mengejar mimpi, mencari kehidupan yang lebih baik. Yang jarang dibicarakan adalah kenyataan pahit

Opini

Gurun Inovasi di Maluku Utara: Ketika Universitas, Industri Pangan, dan Pemerintah Daerah Berjalan Sendiri-Sendiri

Maluku Utara menyimpan paradoks yang menyakitkan. Provinsi ini duduk di atas kekayaan rempah yang pernah mengguncang peta perdagangan dunia, namun hari ini nyaris tak punya produk pangan olahan yang bisa bicara di pasar nasional, apalagi global. Kita bisa menyebutnya sebagai innovation desert, sebuah wilayah yang kering kerontang dari sisi inovasi, bukan karena miskin sumber daya,

Opini

Baterai Mobil Listrik Eropa Diisi Dengan Air Mata Petani dan Nelayan Halmahera

Di showroom mewah Berlin, Amsterdam, London dan Paris, mobil listrik dipajang sebagai simbol masa depan hijau, nol emisi, ramah lingkungan, penyelamat planet. Konsumen Eropa membelinya dengan perasaan mulia: mereka sedang menyelamatkan bumi. Namun, jarang sekali mereka bertanya: “Dari mana nikel dalam baterai mobil itu berasal, dan siapa yang membayar harganya?”Jawabannya ada di Halmahera Maluku Utara,

Scroll to Top